Lightning over Petra

Subhanallah,..

Matt on Not-WordPress

There was a great thunderstorm.

View original post

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KEADILAN ILLAHI

Bismillahirrahmanirrahiim..
Assallamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

~※::~.::※::※::~::※~

Maha suci ALLAH yang menjadikan manusia terbagi-bagi menjadi banyak profesi,
Ada yang jadi Petani, Ada yang jadi menteri,
Ada yang jadi direktur, Ada yang jadi Konduktur,
Ada yang jadi Tukang urut, Ada yang jadi tukang gunting rambut,
Ada yang kaya raya, Ada yang papa kedana serba tiada,

Dengan terbagi- bagi inilah Roda kehidupan bisa berjalan lancar dan penuh keseimbangan,

Rambut panjang mencari tukang gunting rambut,
Badan lelah dan capek mencari tukang urut,
Adannya butiran nasi terbukti hasil dari tetesan keringat para petani,

Andaikan ada yang sampai mengatakan ALLAH tidak adil dan bertanya :
Kenapa orang itu hartanya bertumpuk, sedang aku terkadang makan tanpa lauk ?…
Kenapa dia kaya raya sedang aku kekurangan segalanya ?…
Kenapa orang itu hidup mewah, sedang aku sering kali menelan ludah (keinginan tidak terpenuhi) ?..

Jawabnya :
Kamu perlukan sedikit dari ilmu untuk membetulkan ketergelinciran akal serta pemikiranmu.
Kamu perlukan sedikit air pengetahuan untuk menghilangkan kedahagaan pemahaman,
Karena andaikan kamu paham dan sadar kamu tidak akan berkata seperti itu.

Coba bayangkan andai di dunia ini semua kaya raya,
Siapa yang jadi pekerja petani ??.. Untuk engkau dapatkan nasi,
Siapa yang jadi pekerja penternak ?? .. untuk engkau dapatkan lauk,

Apakah emas yang bertumpuk bisa jadi lauk ??
Apakah uang segoni bisa di jadikan nasi ??..tak mungkin.
Jadi di mana pun tempatmu, apapun profesimu, Kamu adalah Salah satu komponen untuk kesempurnaan berjalannya roda kehidupan ini, Kamu juga punya peluang dan kesempatan untuk berguna pada orang lain.

Andaikan kamu hanya seorang petani,, Tetaplah berbudi pada tanah, moga hasil tanamanmu melimpah ruah, bisa di nikmati seisi rumah, jangan lupa bersedekah pada tetangga sebelah, Andai kamu sadar dan paham, kamu akan sentiasa bersyukur biarpun tidak hidup dalam keadaan mewah.

Semoga sedikit coretan ini bisa bermanfaat ,,aamiin

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

RENUNGAN (Nutrisi Hati, Penyuci Rohani)

 

KEHIDUPAN & KEMATIAN

 

 

“Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu,

kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kukuh…”

-Al-Qur’an, 4; 74-

 

 

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main.

Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan,

kalau mereka mengetahui.”

-Al-Qur’an, 29; 64-

 

 

 “Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya,

dan beramallah untuk akhiratmu

seakan-akan engkau akan mati esok hari.”

-Nabi Muhammab SAW-

 

 

“Sesungguhnya ALLAH telah menetapkan kematian, sakit, dan sehat

(bagi setiap hamba-Nya).

barang siapa mendustakan takdir maka sesungguhnya ia telah

mendustakan AL-Qur’an.

Dan barang siapa mendustakan AL-Qur’an, sesungguhnya

ia telah mendustakan ALLAH.”

-Hasan AL-Bashri-

 

 

“Seseorang mukmin hidup didunia bagaikan seorang tawanan

yang sedang berusaha membebaskan dirinya dari penawanan,

dan ia tidak akan merasa aman kecuali

apabila ia telah berjumpa dengan ALLAH SWT.”

-Hasan AL-Bashri-

 

 

“Dunia adalah impian, akhirat adalah

kehidupan yang sebenarnya, sedangkan

kematian berada di antara keduannya.”

-Hasan AL-Bashri-

 

 

“Tangisilah dirimu! ketika anakmu mati,

engkau merasa seakan Kiamat terjadi.

Tetapi, ketika Agamamu mati,

engkau tidak menangis bahkan tidak peduli.”

-Abdul Qadir AL-Jilani-

 

 

“Tangisilah diri kalian sebelum kalian ditangisi oleh orang lain!

Sebab, Ajal bisa datang seketika.”

-Abdul Qadir AL-Jilani-

 

 

“Tarikan napas seseorang itu adalah

langkah menuju ajalnya.”

-Ali bin Abi Thalib-

 

 

“Barangsiapa masuk kubur tanpa membawa bekal,

seakan-akan dia mengarungi lautan tanpa perahu.”

-Abu Bakar Ash-Shiddiq-

 

 

 

TAUBAT

 

 

“Dan–ada pula–orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka,

mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain

yang buruk, Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka.

Sesungguhnya ALLAH Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.”

-AL-Qur’an, 9; 103- 

 

 

“Setiap Bani Adam pasti bersalah,

dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah

yang segera bertaubat kepada ALLAh.”

-Nabi Muhammab SAW-

 

 

“Manakala kalbuku mulai melemah,

dan semua upayaku menemui jalan buntu,

aku jadikan harapan beroleh pemaafan dari-Mu sebagai tanggaku.

Dosa-dosaku terasa sangat besar,

tetapi manakala kubandingkan dengan pemaafan-Mu,

wahai Tuhanku,

ternyata pemaafan-Mu jauh lebih besar.”

-Imam Syafi’i-

 

 

“Jangan pula engkau merasa aman dari bahaya

dosa-dosa yang Anda lakukan karena

sesungguhnya Anda tidak mengetahui apakah

Allah mengampuni dosa-dosa Anda tersebut atau tidak.”

-Hasan AL-Bashri-

 

 

“Wahai anak cucu Adam,

meninggalkan dosa jauh lebih baik

daripada melakukan dosa lalu bertaubat.”

-Hasan AL-Bashri-

 

 

“Janganlah berputus asa terhadap rahmat ALLAH SWT

karena maksiat yang telah kalian lakukan,

Cucilah kotorannya pakaian agama dengan air taubat,

istiqomah, dan ikhlas.

kemudian, Haruskanlah pakaian itu dengan parfum makrifat.”

-Abdul Qadir AL-Jilani-

 

 

“Dosa yang paling berbahaya adalah

dosa yang dianggap remeh oleh

pelakunya.”

-Ali bin Abi Thalib-

 

 

“Ancaman yang ditakutkan saat mengakhirkan taubat adalah

kerasnya hati sehingga tidak bisa menerima nasehat,

dan akibat dari dosa adalah nista dan sengsara.”

-Imam Ghazali-

 

 

“Musibah bagi orang mukmin dapat

menghapus dosa-dosanya–Jika ia

bersabar.”

-Nabi Muhammab SAW-

 

 

“Orang yang paling aku sukai adalah

dia yang menunjukkan kesalahannya.”

-Umar bin Khathab-

 

 

“Hendaklah kalian menghisab diri

kalian pada hari ini karena hal itu akan

meringankanmu di hari Perhitungan.”

-Umar bin Khathab-

 

 

“Jika mengetahui bahwa saudaramu terpeleset dan melakukan dosa

maka luruskan dan mohonkan kepada ALLAH agar ALLAH

mengampuninya dan Janganlah menjadi Syaitan baginya.”

-Umar bin Khathab-

 

 

 

Mudah-mudahan Renungan Nutrisi Hati ini bisa menyadarkan kita semua,..
Amin,….

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Malas Baca Al Quran?

Baca Ini ,…
InsyaALLAH,..
Membaca Al Quran adalah
aktivitas yang bagi seorang muslim harusnya menjadi aktivitas wajib baginya. Tapi, begitu banyak kesibukan dan hal yang harus dipikirkan kadang membuat umat muslim lalai dalam
melaksanakan ibadah
besar tersebut. Untuk kembali meninggikan semangat kita
dalam membaca Al Quran, kita perlu mengingat beberapa keutamaan membaca Al Quran.

Di antara hadits yang menjadi dasar anjuran dan keutamaan kita membaca Al-Quran adalah:

1. Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku mendengar
Rasulullah SAW bersabda,
“Bacalah Al-Quran sebab Al- Quran akan datang pada hari kiamat sebagai sesuatu yang dapat memberikan syafaat
(pertolongan) kepada orang-orang yang mempunyainya.”
(HR Muslim)

2. Hidup Bersama Para
Malaikat

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha berkata bahwa RasulullahSAW
bersabda,
“Orang yang
membaca al-Quran dan ia sudah mahir dengan bacaannya itu,maka ia adalah beserta para
malaikat utusan Allah yang mulia lagi sangat berbakti, sedang
orang yang membacanya al-Quran dan ia terbata-bata dalam bacaannya (tidak lancar) juga
merasa kesukaran di waktu membacanya itu, maka ia dapat
memperoleh dua pahala.”
(HR. Bukhari Muslim)

3. Membaca Satu Huruf Mendapat 10 Kebajikan

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah
SAW bersabda,
“Orang yang membaca sebuah huruf dari kitabullah (Al-Quran),
maka ia memperoleh suatu kebaikan,sedang satu kebaikan itu akan
dibalas dengan sepuluh kali lipat yang seperti itu. Saya tidak mengatakan bahwa alif lam
mim itu satu huruf, tetapi alif adalah satu huruf, lam satu huruf dan mim juga satu huruf.”
(HR Imam Termidzi dan ia
mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih)

4. Mendapat Ketenangan,Rahmat,
Malaikat dan Disebut-sebut Namanya

Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Tidaklah suatu
kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci al-Qur’an dan mempelajarinya,melainkan akan turun kepada
mereka ketenangan, akan
dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat dan Allah pun
akan menyebut (memuji) mereka pada makhluk yang ada di dekat-
Nya.“
(HR Muslim)

Nah, setelah kita tahu betapa besar hikmah dan keutamaan membaca Al Quran tadi,masihkah
kita akan bermalas-malasan atasnya?

masihkah kita lebih suka baca koran dari pada baca Al Quran?
ataukah Al Quran akan terus kita simpan dan hanya disimpan saja?

Saudaraku fillah, Al Quran adalah surat cinta terbaik yang diciptakan oleh
Sang Maha Baik. Dia adalah obat terbaik untuk semua masalah kita. Motivasi terbaik untuk alam semesta. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena menjauhkannya
dari hidup kita.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

::SIFAT-SIFAT ALAMI WANITA ??

(PARA LELAKI DAN SUAMI-SUAMI WAJIB BACA )::

  WANITA SUKA DI DENGARKAN..

Kalau dia sedang marah dengarkan saja, jangan di ladeni..

Karena jika di ladeni maka 7 hari 7 malam pun dia tahan bertengkar..(hehehe…)

  WANITA SUKA KELEMBUTAN..

Jangan Kasar padanya,karena dia akan jadi lebih kasar padamu,dan biasanya kasarnya sesuatu yang diluar dugaanmu..

  WANITA SUKA KEJUTAN-KEJUTAN KECIL..

Tak perlu memberikan Intan berlian, sebagai tanda sayangmu padanya,tapi kecupan lembutmu di keningnya sepulang kerja akan mengobati lelahnya seharian dengan kesibukan rumah..

  WANITA SUKA MEMBERI LEBIH..

Jika kau memberinya beras, dia akan memberimu nasi..

Maka berikan dia kasih sayang yang tulus dalam hatimu, maka dia akan bersamamu selama hidupmu..

  WANITA SUKA DI PERHATIKAN DAN MEMBERI PERHATIAN..

Jangan abaikan saat dia Ulang tahun, tak perlu kado istimewa tapi ucapan selamat dAn kecupan di keningnya, sudah menjadi kado buatnya, bahwa kau ingat hari lahirnya,dan saat dia memberikan sesuatu padamu, sebagai tanda kasihnya,jangan abaikan,karena dia akan merasa perhatiannya sia-sia padamu..(ngga di anggap)

  WANITA SUKA DI PUJI DAN DI RAYU..

Saat sibuk bekerja, layangkan sms mesra untuknya, atau puji dn rayulah dia,terkadang kesibukan kerja dan hadirnya anak,membuat para suami mengabaikan lupa utk memujinya..

Padahal seiring waktu brjalan, hadirnya buah hati, justru semakin mengentalkan ikatan hati suami/istri..

  WANITA SUKA KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN..

Jangan heran jika dia kadang mengomel saat kamu meletakkan perabot rumah yang habis di pakai tdk di kembalikan ketempatnya semula..

atauPun saat dia mengomel baju yang habis kau pakai, tidak di masukkan dalam keranjang baju kotor, tapi di lemari, Karena dia suka segala sesuatu bersih, rapi dan indah..

WANITA SUKA MENANGIS..

Nah, acapkali sesuatu hal yang sepele aja, apalagi menyangkut perasaannya, pasti dibawanya dalam tangis..

Jangan abaikan ini, karena jika kau abaikan apalagi meninggalkannya pergi saat dia sedang menangis, maka kau akan kehilangan dirinya,selama hidupmu..

Tak perlu banyak kata dalam menenangkannya, cukup kau angkat dagunya, tatap matanya..

Tersenyum dan meraihnya dalam pelukanmu, membiarkan sisa tangisnya tumpah di sana, maka dia akan ada di sisimu selama hidupnya.

Nah,.. Perhatikanlah pasangan hidupmu dan jangan sekali-kali engkau mengabaikannya,.
karna itu bisa menyakitkan hatinya,. 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KERUKUNAN BERAGAMA

 KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

 

Kerukunan umat beragama adalah suatu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama. Toleransi agama adalah suatu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah agama. Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup di negeri ini. Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki keragaman yang begitu banyak. Tak hanya masalah adat istiadat atau budaya seni, tapi juga termasuk agama. Walau mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam, ada beberapa agama lain yang juga dianut penduduk ini. Kristen, Khatilik, Hindu, dan Budha adalah contoh agama yang juga banyak dipeluk oleh warga Indonesia. Setiap agama tentu punya aturan masing-masing dalam beribadah. Namun perbedaan ini bukanlah alasan untuk berpecah belah. Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama, kita harus menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia agar negara ini tetap menjadi satu kesatuan yang utuh.

Macam-Macam Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

  • Kerukunan antar pemeluk agama yang sama, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat penganut satu agama. Misalnya, kerukunan sesama orang Islam atau kerukunan sesama penganut Kristen.
  • Kerukunan antar umat beragama lain, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat yang memeluk agama berbeda-beda. Misalnya, kerukunan antar umat Islam dan Kristen, antara pemeluk agama Kristen dan Budha, atau kerukunan yang dilakukan oleh semua agama.

Bagaimana Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

  • Menjunjung tinggi rasa toleransi antar umat beragama, baik sesama antar pemeluk agama yang sama maupun yang berbeda.Rasa toleransi bisa berbentuk dalam macam-macam hal. Misal, perijinan pembangunan tempat ibadah oleh pemerintah, tidak saling mengejek dan mengganggu umat lain, atau memberi waktu pada umat lain untuk beribadah bila memang sudah waktunya. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menunjukkan sikap toleransi. Hal ini sangat penting demi menjaga tali kerukunan umat beragama di Indonesia.
  • Selalu siap membantu sesama. Jangan melakukan diskriminasi terhadap suatu agama, terutama saat mereka membutuhkan bantuan. Misalnya, di suatu daerah di Indonesia mengalami bencana alam. Mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Kristen. Bagi Anda yang memeluk agama lain, jangan lantas malas untuk membantu saudara sebangsa yang sedang kesusahan hanya karena perbedaan agama.
  • Selalu jagalah rasa hormat pada orang lain tanpa memandang agama apa yang mereka anut. Misalnya dengan selalu berbicara halus dan tidak sinis. Hal ini tentu akan mempererat kerukunan umat beragama di Indonesia.
  • Bila terjadi masalah yang menyangkut agama, tetap selesaikan dengan kepala dingin tanpa harus saling menyalahkan. Para pemuka agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah sangat diperlukan peranannya dalam pencapaian solusi yang baik dan tidak merugikan pihak manapun, atau mungkin malah menguntungkan semua pihak.
  •  Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menyelenggarakan Workshop Koordinasi Harmonisasi Sosial dengan tema ”Optimalisasi Kerukunan Umat Beragama Dalam Pluralisme Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, Selasa (22/11) di Ruang Rapat Lantai 6 Kemenko Polhukam, Jakarta.
  •  Acara yang dihadiri oleh kalangan birokrat, akademisi, TNI, Polri, dan Mahasiswa ini secara resmi dibuka oleh Sesmenko Polhukam Letjen TNI Dr. Hotmangaradja Pandjaitan. Dalam sambutannya Sesmenko Polhukam mengatakan Salah satu yang menjadi penyebab tidak terjadinya penghormatan dan penghargaan atas keberagaman adalah kuatnya pemahaman fundamentalisme di tingkat individu maupun kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, beragama dan bernegara.
  •  Menurut Sesmenko Polhukam, Indonesia memiliki potensi menghadapi masalah global yaitu konflik fundamentalisme dan anti pluralisme yang terjadi di beberapa wilayah. Pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama di masyarakat masih kurang memadai. Kehidupan beragama pada sebagian masyarakat baru mencapai tataran simbol-simbol keagamaan dan belum sepenuhnya bersifat substansial.
  •  Sesmenko Polhukam mengharapkan pertemuan ini dapat memformulasikan pemikiran-pemikiran konstruktif yang dilandasi nilai-nilai kebangsaan sebagai bahan masukan bagi pemerintah untuk meningkatkan kerukunan hidup beragama dan mendukung pelaksanaan pembangunan nasional, untuk mewujudkan masyarakat yang bermoral, beretika, berbudaya dan beradab.
  • Workshop menghadirkan beberapa narasumber yakni Drs. H.A. Syafii Mufid, MA (Peneliti Utama Kemenag), Khamami Zada, MA (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Dr. Kadarmanto Hardjowasito (Dosen Sekolah Tinggi Teologi). Sebagai moderator adalah Laksma TNI. Christina M Rantetana, S.K.M., M.P.H. (Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam).

 

Pada kesempatan tersebut Drs. H.A. Syafii Mufid, MA, mengatakan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia masih menyisakan sejumlah problem. Ada sekelompok kalangan umat beragama masih sangat bersemangat melakukan penyiaran agama kepada orang yang sudah memeluk agama. Pendirian rumah ibadat di wilayah pemukiman mayoritas penduduk beragama yang berbeda dipandang sebagai ancaman. Kasus perselisihan disebabkan oleh pendirian rumah ibadah terjadi di hampir seluruh kawasan Indonesia.

Syafii menambahkan kedua problem tersebut memiliki akar ajaran agama (teologis), di mana kedua kitab suci memang memberikan legitimasi untuk penyiaran atau dakwah agama. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan, program, kegiatan dan pendaan yang sangat besar sejak era orde baru hingga sekarang untuk membangun kerukunan umat beragama, tetapi karena kedua faktor tersebut masih kuat maka hasilnya konflik antarumat beragama masih merupakan sesuatu yang laten.

 

WADAH KERUKUNAN KEHIDUPAN BERAGAMA Pada awalnya wadah tersebut diberi nama Konsultasi Antar Umat Beragama, kemudian berubah menjadi Musyawarah Antar Umat Beragama. Ada tiga kerukunan umat beragama, yaitu sebagai berikut:

  1. Kerukunan antar umat beragama.
  2. Kerukunan intern umat beragama.
  3. Kerukunan umat beragama dengan pemerintah.

Usaha memelihara kesinambungan pembangunan nasional dilakukan antara lain:

  1. Menumbuhkan kesadaran beragama.
  2. Menumbuhkan kesadaran rasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap Pancasila dan UUD 1945.
  3. Menanamkan kesadaran untuk saling memahami kepentingan agama masing-masing.
  4. Mencapai masyarakat Pancasila yang agamis dan masyarakat beragama Pancasilais.

Usaha tersebut pada prinsipnya:

  1. Tidak mencampuradukan aqidah dengan bukan aqidah.
  2. Pertumbuhan dan kesemarakan tidak menimbulkan perbenturan.
  3. Yang dirukunkan adalah warga negara yang berbeda agama, bukan aqidah dan ajaran agama.
  4. Pemerintah bersikap preventif agar terbina stabilitas dan ketahanan nasional serta terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

 

masa kini, keserasian dan kerukunan hubungan antarumat beragama di Indonesia, dipersoalkan. Pasalnya di beberapa daerah di Indonesia, terjadi kerusuhan bernuansa agama. Kerusuhan bernuansa agama yang memfenomena di tanah air, telah menghapus citra Indonesia sebagai negeri beraneka agama yang serasi dan rukun.

Dalam tahun-tahun belakangan ini semakin banyak didiskusikan mengenai kerukunan hidup beragama. Diskusi-diskusi ini sangat penting, bersamaan dengan berkembangnya sentimen-sentimen keagamaan, yang setidak-tidaknya telah menantang pemikiran teologi kerukunan hidup beragama itu sendiri, khususnya untuk membangun masa depan hubungan antaragama yang lebih baik–lebih terbuka, adil dan demokratis.

 

 

Meski bukan tema baru dan sudah sering dibahas pada diskusi, seminar, konferensi, maupun di artikel atau buku, tetapi persoalan kerukunan umat beragama senantiasa perlu kembali disegarkan dan terus-menerus disosialisasikan. Penyegaran dan sosialisasi itu disebabkan konflik antarumat beragama dan intern umat beragama di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya, masih terus berlangsung hingga hari ini

Alasan utama di angkatnya topik ini semata-mata hanyalah karena melihat masalah konflik antar agama yang terjadi di Indonesia sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan. Sejumlah tragedi berdarah yang dilatarbelakangi isu agama telah terjadi di Indonesia, sebut saja tragedi Situbondo, Ketapang, Ambon hingga Poso. Konflik yang maksud disini� bukan hanya meliputi aksi saling membunuh antara umat yang berbeda agama saja, melainkan juga meliputi hostilitas dan kecurigaan yang mendalam terhadap pemeluk agama lain.Isu agama, jelas, merupakan isu yang sangat sensitif, mengingat hal ini bersangkutan dengan hubungan manusia dengan Tuhan-nya.

Konsep kerukunan antar umat beragama muncul dengan latar belakang beberapa peristiwa yang menimbulkan konflik antar umat beragama. Berbagai peristiwa konflik muncul pada tahun 1960-an, seperti pendirian gereja oleh umat Kristen di perkampungan miskin di Meulaboh, Aceh Barat.

Masyarakat Indonesia terdiri dari beragam kelompok agama, etnik dan tradisi. Pluralisme bangsa kita ini dapat dipandang sebagai berkah karena meskipun berpotensi menjadi sumber konflik dan perpecahan, juga berpotensi sebagai sumber kekuatan. Potensi sumber kekuatan bisa terwujud jika kemajemukan dapat dikelola dan dikembangkan guna melestarikan persatuan dan percepatan pencapaian kesejahteraan bangsa.

Ini merupakan kondisi sosial yang memungkinkan semua golongan agama bisa hidup bersama-sama tanpa mengurangi hak azasi masing-masing untuk melaksanakan kewajiban agamanya. Konsep hidup beragama yang digunakan pemerintah mencakup tiga kerukunan, yakni kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.

Umat beragama dan Pemerintah harus melakukan upaya bersama dalam memelihara

kerukunan umat beragama dibidang pelayanan, pengaturan, dan pemberdayaan umat

beragama., termasuk dalam mendirikan rumah ibadah harus memperhatikan

pertimbangan ormas keagamaan yang berbadan hukum dan telah terdaftar di pemerintah daerah setempat, termasuk pertimbangan dari Forum Kerukunan Umat Beragama. Yang disingkat FKUB.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mempunyai peran strategis dalam meningkatkan dan mewujudkan kerukunan umat beragama di Indonesia. Namun, sejak dikukuhkan kepengurusan FKUB, ternyata dalam pelaksanaan di lapangan banyak menemui kendala, menyangkut masalah kelembagaan dan pendanaan.
Menurut Prof Dr Ridwan Lubis, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif� Hidayatullah Jakarta. Yang dikutip dari Harian Umum Duta Masyarakat tanggal 5 Desember 2009 mengatakan �FKUB belum berjalan makisimal� Ridwan Lubis mengatakan, saat ini FKUB belum punya rambu-rambu sehingga dalam pelaksanaannya selalu muncul multitafsir, karena itu harus ada pedoman untuk FKUB tentang tata kerja dan masalah pendanaan. �FKUB ini unik, ada disain dari pusat, tapi bukan lembaga struktural ke bawah dan kordinasinya bersifat konsultatif saja, FKUB saat ini, memang ada yang sudah berjalan dengan baik, tapi sebagian lagi ada yang belum. Ini disebabkan, pertama ada pemda yang tidak memberikan dukungan dana. Kedua, ada pemda yang memberi dukungan dana tapi tidak langsung, cuma memfasilitasi saja.

Kerukunan umat beragama yang dimiliki saat ini, merupakan modal yang sangat berharga bagi kelangsungan kehidupan seluruh masyarakat Indonesia. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, kerukunan umat beragama di Indonesia dinilai oleh dunia internasional sebagai yang terbaik. “Bahkan Indonesia dianggap sebagai laboratorium kerukunan umat beragama. Paling tidak hal ini terungkap dari pernyataan Menlu Italia, Franco Frattini dan pendiri komunitas Sant` Egidio, Andrea Riccardi dalam pidato mereka pada pembukaan seminar internasional dengan tema: Unity in Diversity: The Indonesian Model for a Society in which to Live Together, yang digelar pada 4 Maret 2009 di Roma,“

Kondisi kehidupan keagamaan di Indonesia saat ini diwarnai oleh adanya perbedaan-perbedaan dalam pemelukan agama. Kita sudah terbiasa menerimanya dengan hidup berdampingan secara damai dalam balutan semangat kesatuan bangsa. Namun penerimaan perbedaan saja tanpa pemahaman yang mendalam akan arti dan hakikat yang sesungguhnya dari perbedaan tersebut ternyata masih sangat rentan terhadap godaan kepentingan primordialisme dan egosentrisme individu maupun kelompok, gangguan kedamaian itu akan mudah meluas manakala sentimen dan simbol-simbol keagamaan dipakai sebagai sumbu atau pemicu.

Bersikap toleran merupakan solusi agar tidak terjadi perpecahan dalam mengamalkan agama. Sikap bertoleransi harus menjadi suatu kesadaran pribadi yang selalu dibiasakan dalam wujud interaksi sosial. Toleransi dalam kehidupan beragama menjadi sangat mutlak adanya dengan eksisnya berbagai agama samawi maupun agama ardli dalam kehidupan umat manusia ini.
Sebagai penutup mari kita simak empat pelajaran berharga yg merupakan Posted by sherwintobing | Posted in Budaya, Indonesia | Posted on 30-08-2007 yaitu:

Pelajaran pertama: Jangan menyalahkan agamanya apabila ada seorang pemeluk agama yang berbuat salah, salahkan orangnya !!!! Sikap kepala batu dan mencari celah pun harus dihindarkan dalam dialog antar agama.

Pelajaran kedua : Sudah jelas bahwa logika yang diambil tiap ajaran agama pasti berbeda, masakan kita mau memaksakan ajaran agama lain sesuai dengan logika kita yang terkadang sudah terkontaminasi fanatisme yang sempit , Tumbuhkan rasa penasaran yang positif dan jangan mengeraskan hati anda dengan bersikap sok tahu!!!..

Pelajaran ketiga: Biarkan umat lain menjalankan ajaran agamanya, jangan tertawakan mereka!! Janganlah ada yang menghina suara adzan yang membangunkan orang di pagi hari, janganlah ada yang menmprotes dentuman drum, petikan gitar, dan suara nyanyian di gereja tiap hari minggu, janganlah ada yang mengolok-olok wanita ber-jilbab sebagai ninja, janganlah ada yang tertawa mengatakan bahwa Yesus Kristus mati seperti pakaian di tiang jemuran, dan lain-lain.
Berikan setiap umat kesempatan untuk beribadah sesuai pasal 29 ayat (2) UUD1945. Sesuai kalimat yang dicetuskan Presiden kita yang terhormat, Orang mau beribadah kok dipersulit?, seperti inilah harusnya kita bersikap.

Pelajaran keempat: Hindari diskriminasi terhadap agama lain (dan juga suku lain, sebenarnya), semua orang berhak mendapatkan akses yang sama ke pendidikan, kesehatan, jabatan politik, lapangan pekerjaan, dan sebagainya.

Sekarang mari kita melakukan refleksi singkat, apakah kita selama ini telah bersikap salah dan mau berubah? Apakah kita merindukan kerukunan antar umat beragama di Indonesia ini?
Jika jawaban anda Ya,

marilah kita mulai perubahan ini dari diri kita sendiri.

 

Posted in Uncategorized | 2 Comments

ADMINISTRASI NEGARA

Administrasi adalah sebuah istilah yang bersifat generik, yang mencakup semua bidang kehidupan. Karena itu, banyak sekali definisi mengenai administrasi. Sekalipun demikian, ada tiga unsur pokok dari administrasi. Tiga unsur ini pula yang merupakan pembeda apakah sesuatu kegiatan merupakan kegiatan administrasi atau tidak. Dari definisi administrasi yang ada, kita dapat mengelompokkan administrasi dalam pengertian proses, tata usaha dan pemerintahan atau adminsitrasi negara. Sebagai ilmu, administrasi mempunyai berbagai cabang, yang salah satu di antaranya adalah administrasi negara.

Administrasi negara juga mempunyai banyak sekali definisi, yang secara umum dapat dibagi dalam dua kategori. Pertama, definisi yang melihat administrasi negara hanya dalam lingkungan lembaga eksekutif saja. Dan kedua, definisi yang melihat cakupan administrasi negara meliputi semua cabang pemerintahan dan hal-hal yang berkaitan dengan publik.

Terdapat hubungan interaktif antara administrasi negara dengan lingkungan sosialnya. Di antara berbagai unsur lingkungan sosial, unsur budaya merupakan unsur yang paling banyak mempengaruhi penampilan (performance) administrasi negara.

Sejarah Pertumbuhan Administrasi Negara

Dari uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa terdapat tali sejarah yang merakit perkembangan administrasi negara. Apa yang dicapai dan diberikan oleh administrasi negara sekarang, tidak lepas dari upaya-upaya yang tidak kenal lelah yang telah dilakukan oleh para peletak dasar dan pembentuk administrasi yang dahulu. Administrasi modern penuh dengan usaha untuk lebih menekan jabatan publik agar mempersembahkan segala kegiatannya untuk mewujudkan kemak-muran dan melayani kepentingan umum. Karena itu, administrasi negara tidak dipandang sebagai administrasi “of the public”, tetapi sebaliknya adalah administrasi “for the public”.

Ide ini sebenarnya bukanlah baru. Orientasi semacam ini telah dicanangkan dengan jelas dalam ajaran Confusius dan dalam “Pidato Pemakaman” Pericles, bahkan dalam kehidupan bangsa Mesir kuno. Bukti – bukti sejarah dengan jelas membuktikan upaya-upaya yang sistematis, yang dikobarkan oleh tokoh-tokoh seperti Cicero dan Casiodorus. Selama abad ke-16 – 18 tonggak kemapanan admi-nistrasi negara Jerman dan Austria telah dipancangkan oleh kaum Kameralis yang memandang administrasi sebagai teknologi. Administrasi negara juga memperoleh perhatian penting di Amerika, terutama setelah negara ini merdeka.

Apa yang dikemukakan oleh Cicero dalam De Officiis misalnya, dapat ditemukan dalam kode etik publik dari kerajaan-kerajaan lama. Hal yang umum muncul di antara mereka adalah adanya harapan agar administrasi negara melakukan kegiatan demi kepentingan umum dan selalu mengembangkan kemakmuran rakyat. Dengan kata lain, administrasi negara tidak seharusnya mengeruk kantong kantornya (korupsi) demi kepentingan dirinya sendiri.

Pendekatan Administrasi Negara Modern

Perkembangan evolusioner administrasi negara diuraikan melalui pendekatan tradisional, pendekatan perilaku, pendekatan pembuatan keputusan (desisional) dan pendekatan ekologis. Secara khusus, pendekatan tradisional mengungkapkan tentang pengaruh ilmu politik, sebagai induk administrasi negara, pendekatan rasional dalam administrasi dan pengaruh Gerakan Manajemen Ilmiah terhadap perkembangan administrasi negara.

Di antara empat pendekatan yang diajukan, tidak ada satu pun pendekatan yang lebih unggul daripada pendekatan-pendekatan yang lain, karena setiap pendekatan berjaya pada sesuatu masa, di samping kesadaran bahwa setiap pendekatan mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Karena administrasi mengandung berbagai macam disiplin, sehingga cara pendekatan dan metodologi dalam administrasi juga beraneka ragam, maka administrasi negara merupakan bidang kajian yang dinamis. Selanjutnya sukar untuk secara khusus menerapkan satu-satunya pendekatan terbaik terhadap aspek administrasi tertentu. Kiranya lebih bermanfaat untuk mempergunakan keempat cara pendekatan tersebut sesuai dengan aksentuasi dari sesuatu gejala yang diamati.

Pengaruh politik terhadap administrasi negara selalu besar, tidak peduli kapan pun masanya. Hal ini disebabkan oleh adanya gejala di semua negara yang menunjukkan bahwa setiap pemerintah disusun di atas tiga cabang pemerintahan (legislatif, eksekutif, dan yudikatif). Hubungan terus menerus administrasi dengan politik mencerminkan keberlanjutan hubungan antara lembaga eksekutif dengan lembaga legislatif, sebagaimana dicerminkan dalam dua tahap pemerintahan, yakni tahap politik dan tahap administrasi. Jika tahap pertama merupakan tahap perumusan kebijakan, maka tahap kedua merupakan tahap implementasi kebijakan yang telah ditetapkan dalam tahap pertama.

Unsur-unsur Administrasi Negara

a. Organisasi

Organisasi adalah kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Pengertian organisasi menurut para ahli yaitu:

– James D. Mooney, organisasi adalah sebagai bentuk setiap perserikatan orang-orang untuk mencapai tujuan bersama.

– Luther Gulick, organisasi adalah sebagai suatu alat saling hubungan satuan-satuan kerja yang memberikan mereka kepada-kepada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur kewenangan. Dengan demikian pekerjaan dapat dikoordanisikan oleh perintah para atasan kepada para bawahan yang menjangkau dari puncak sampai ke dasar dari seluruh badan usaha.

– Schein, organisasi merupakan suatu system terbuka, yang memiliki interaksi konstan dengan lingkungannya, serta terdiri dari banyak sub-grup, unit-unit jabatan, susunan hierarki serta segmen yang tersebar secara geografis.

b. Manajemen

Manajemen adalah suatu cara menggerakkan orang lain untuk melakukan suatu tujuan. Pengertian Manajemen menurut para ahli yaitu:

– Koontz and Donnel, manajemen adalah terlaksananya pekerjaan melalui orang-orang lain.

– Kimball and Kimball, manajemen terdiri dari semua tugas dan fungsi yang meliputi penyusunan sebuah perusahaan, pembiayaan, penetapan garis-garis besar kebijaksanaa,penyediaan semua peralatan yang diperlukan dan penyusunan kerangka organisasi serta pemilihan para pejabat terasnya.

c. Komunikasi

Komunikasi adalah proses yang menyampaikan warta dari seseorang kepada pihak lain dalam usaha kerja sama. Pengertian komunikasi menurut beberapa ahli yaitu:

– Lexicographer, komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan.

– Websters New Colligiate Dictionary, komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui system lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku.

d. Informasi

Informasi adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penghimpun, pencatat, pengolah, penggadaan pengiriman, penyimpanan, pemeliharaan, penyusutan dan pemusnahan informasi. Administrasi informasi mempunyai tujuan yaitu untuk keperluan membuat keputusan maka dapat pula dipandang sebagai cabang dari ilmu manajemen.. Informasi pemerintah yang benar (valid dan shahih) dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam mengurangi ketidakpastian serta mengantisipasi kendala yang akan diperkirakan terjadi. Jadi informasi bukan sekadar data mentah yang lalu asal disampaikan apa adanya. Tetapi haruslah sudah diproses, diolah dan disaring mana yang baik dan benar dan perlu disampaikan kepada pihak tertentu. Sebagai abdi masyarakat maka para administrator dan sumber informasi bagi masyarakatnya.

e. Adm. Kepegawaian

Kepegawaian adalah proses yang menyangkut pencarian, pelamaran, pengujian, penerimaan, pengangkatan, pengembangan, kesejahteraan, pemutasian dan pemberhentian tenaga kerja dalam usaha kerja sama untuk mencapai tujuan. Berikut ini adalah beberapa definisi kepegawaian yaitu

– Kepegawaian sebagai ilmu yaitu mempelajari segenap proses penggunaan tenaga manusia sejak penerimaan hingga pemberhentiannya.

– Kepegawaian sebagai proses yaitu proses penyelenggaraan politik kepegawaian atau program kerja/tujuan yang berhubungan dengan tenaga kerja manusia yang digunakan dalam usaha kerjasama untuk mencapai tujuan tyertentu.

– Kepegawaian sebagai fungsi yaitu mengatur dan mengurus penggunaan tenaga kerja manusia dalam suatu usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

– Kepegawaian sebagai seni yaitu seni memilih pegawai baru serta menggunakan pegawai-pegawai lama dengan cara sedemikian rupa, sehingga dari segenap tenaga kerja manusia itu diperoleh hasil dan jasa yang maksimal baik mengenai jumlah maupun tujuannya.

f. Adm. Keuangan

Keuangan adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa pengadaan, pencatatan, pengaturan, pemakaian, pemeliharaan, dan penyingkiran benda dalam kerjasama mencapai tujuan tertentu. Suatu segi lain dari administrasi keuangan ialah pencatatan segenap penerimaan dan pengeluaran biaya dalam kerjasama itu. Penelaahan terhadap segi ini menumbuhkan sekelompok pengetahuan yang cukup luas dan penting dengan nama pembukuan. Pembukuan adalah seni untuk mencatat, mengumpulkan dan akhirnya meringkaskan dalam bentuk laporan keuangan akibat keuangan dari tindakan eksekutif. Administrasi keuangan terdiri dari serangkaian langkah-langkah dimana dana-dana disediakan bagi pejabat-pejabat tertentu dibawah prosedur-prosedur yang akan menjamin sah dan berdaya gunanya pemakaian dana-dana itu.

g. Adm. Perbekalan

Perbekalan adalah rangkaian perbuatan mengadakan, mengatur, pemakaian, mendaftar, memelihara, sampai menyingkirkan segenap perlengkapan dalam usaha kerja. Beberapa pokok yang perlu dipersoalkan dalam administrasi perbekalan ialah: Penelitian dan penentuan kebutuhan perbekalan kerja, pembakuan dan perincian keja-kerja, proses pembelian barang, pencatatan dan pengurusan harta benda, teknik penyimpanan dan perawatan barang, prosedur penyingkiran benda yang tak diperlukan lagi, pengurusan dan pemeliharaan gedung, penyusunan tata ruang kantor. Dalam hal ini pengetahuan ini mempergunakan hasil-hasil dari ilmu-ilmu kealaman.

h. Hubungan Masyarakat

Hubungan masyarakat yaitu rangkaian kegiatan penataan yang berupa usaha pengenalan organisasi kepada lingkungan dan penangkapan hasrat serta suasana lingkungan dalam kerjasama mencapai tujuan. Perincian isi kelompok pengetahuan ini antara lain, organisasi dan bidang kerja hubungan masyarakat Asas-asas pekerjaan hubungan masyarakat, alat-alat hubungan masyarakat, proses kegiatan hubungan masyarakat, analisis pendapat umum, teknik propaganda, hal-hal mengenai penyiaran warkat. Ketiga pokok yang terakhir ini dapat dianggap telah berkembang menjadi cabang-cabang pengetahuan yang lebih khusus dalam ilmu hubungan masyarakat.

Hubungan 8 Unsur Administrasi

Masing-masing konsep bersifat statis, sedangkan dalam kenyataan ditempat kerja yang didalamnya sedang berlangsung rangkaian kegiatan penataan akan tampak adanya unsur umum sebagai suatu proses yang bersifat dinamis semua unsur seringkali langsung secara bersamaan. Juga urut-urutan pelaksanaan dan pentingnya suatu unsur dapat berubah-ubah. Bergantung pula pada orang-orang dan corak kerjasama, peranan yang dititik beratkan dari sesuatu unsur dapat berbeda-beda dalam suatu kerjasama tertentu. Jadi hubungan setiap delapan unsur ini saling berhubungan secara erat. Apabila rangkaian ini berputar artinya rangkaian kegiatan penataan itu sedang berlangsung, maka kedelapan unsur itu merupakan kesatuan yang tidak mungkin dipisah-pisahkan dan sukar dibeda-bedakan dengan tegas.

Posted in Uncategorized | Leave a comment